Keindahan Wisata Ranugumbolo di Mojokerto

Menelusuri Ranu Manduro, Replika Ranu Kumbolo yang Ada di Mojokerto

idhobi.me | Mojokerto merupakan salah satu kota kecil di Indonesia yang memiliki banyak sekali destinasi wisata menarik. Mulai dari tempat-tempat bersejarah, alam yang indah, dan lain sebagainya.

Salah satu objek wisata Mojekerto yang harus kamu kunjungi adalah Ranu Manduro, yang disebut-sebut sebagai Ranu Kumbolo versi Mojokerto.

Meskipun nggak sama persis, beberapa hal tentang Ranu Manduro yang indah dan instagenik ini cocok buat kamu yang merupakan pecinta alam dan tertarik dengan fotografi!

1. Merupakan Bekas Tambang

ranu mandoro

Ranu Manduro sebenarnya merupakan bekas galian tambang pasir dan kapur yang sudah nggak aktif. Curah hujan yang tinggi membuat kubangan besar tersebut bertransformasi menjadi sebuah danau yang indah.

Meskipun air sudah mengisi bekas galian besar tersebut, namun masih terlihat bukit-bukit kapur yang tersisa di sekitar Ranu Manduro.

2. Keindahan Ranu Manduro

padang savana

instagram.com/ongkykarismamahardi

Tempat yang disebut-sebut mirip dengan Ranu Kumbolo ini baru dikenal oleh masyarakat luas pada tahun 2018 silam. Hal tersebut disebabkan oleh unggahan seorang fotografer yang menyuguhkan panorama indah dari objek wisata yang ada di Ngoro Mojokerto tersebut.

Meskipun strukturnya jelas berbeda dari Ranu Kumbolo, namun background pemandangan Gunung Penanggungan dan suasana yang sejuk di Ranu Manduro nggak kalah bagus kok.

Selain itu, adanya batu-batuan besar dan padang savana yang menjadi ciri khas dan daya tarik tersendiri dari objek wisata Mojokerto yang satu ini.

3. Danau Perawan

wisata mojokerto

instagram.com/hapina_id

Selain Ranu Manduro, banyak juga yang menyebut destinasi wisata Mojokerto tersebut dengan nama Danau Perawan.

Nama itu diberikan karena tempat cantik tersebut masih perawan alias masih belum banyak orang yang mendatanginya selain warga sekitar yang memancing ikan.

jangan lupa folow IG mimin di @ry_ningrat

dikutip dari : qupas.id/

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

CERITA KITA