Kumpulan Cerpen Terbaru Penuh Makna dan Buat Motifasi Hidup

idhobi.me | mimin kali ini akan memnagikan cerpen paling terbaru dan penuh makna yang bisa membuat semangat untuk menjalani masalah-masalah yang sedang anda alami. berikut kumpulan cerpen paling terbaru:

1 Satu Pound Mentega

Dahulu, ada seorang penjual mentega tua yang sering barter satu pon mentega untuk satu pon roti kepada seorang pedagang. Setelah bertahun-tahun melakukan jual beli, suatu saat, si pedagang roti memutuskan untuk mengukur berat menteganya, apakah tepat satu pon.

Pedagang roti tersebut kemudian marah karena ternyata jumlah menteganya kurang, lalu melaporkan hal ini ke pengadilan. Si penjual mentega dicecar pertanyaan tentang bagaimana si penjual mentega mengukur berat satu pon.

Penjual mentega menjawab, “Aku memang tidak memiliki timbangan angka, tapi memiliki timbangan konvensional (jungkat jungkit).”

Hakim bertanya lagi, “Lalu bagaimana caranya kau tahu itu satu pon?”

Penjual mentega menjawab, “Aku selalu memberikan satu pon mentega dengan mencocokkan satu pon roti yang diberikan pedagang roti menggunakan timbanganku.”

Kepercayaan adalah hal yang sangat sulit didapatkan. Cerpen singkat tadi adalah contoh sempurna tentang bagaimana kamu harus jujur dalam bekerja. Jika kamu ingin orang lain jujur padamu, maka kamu juga harus menjadi orang yang jujur pula.

Menanam keburukan seperti si pedagang roti, hanya akan membuatmu rugi sendiri cepat atau lambat. Bayangkan saja, ia sampai memanggil polisi dan hakim, tapi ternyata ia sendiri biang keroknya sejak awal.

 

2. Tahan Amarahmu

Pernah ada seorang anak laki-laki yang suka marah-marah tidak terkontrol. Kemudian ayahnya membuat pagar kayu, lalu memberikan anak tersebut palu dan paku. Ia berpesan padanya untuk memaku satu paku setiap anak itu marah.

Tiap anak itu marah, ia akan mengambil satu paku dan menancapkannya di pagar. Awalnya, hingga 37 paku menancap di pagar setiap hari. Setelah berhari-hari, lama-kelamaan jumlah paku yang ditancapkan berkurang hingga akhirnya tidak pernah lagi ia memasang paku.

Setelah itu, sang ayah menyuruh anaknya untuk mencabut satu paku di pagar setiap hari saat ia tidak marah. Anak itu melakukannya setiap hari jika ia tidak marah. Satu-persatu paku di pagar itu akhirnya tercabut dari pagar, sampai suatu hari tidak ada lagi paku yang menancap.

Sang ayah berkata, “Lihat pagar itu? Tiap kali kamu marah kepada seseorang, kamu seperti menancapkan paku pada papan. Ketika kamu sudah tidak marah, kamu seperti mengambil lagi paku tersebut. Meski paku sudah tidak ada, tapi lubangnya tidak hilang. Lubang itu seperti luka yang kamu torehkan ke orang-orang saat marah.”

Jika saat ini kamu sedang marah dengan seseorang, coba baca dan renungilah contoh cerpen singkat di atas. Bayangkan bagaimana sakit hatinya dirimu jika dimarahi seseorang, apa lagi jika itu adalah sahabat atau orang terdekatmu.

3. Sekelompok Kodok

Dalam sebuah perjalanan sekelompok kodok, dua dari mereka tak sengaja jatuh ke lubang yang sangat dalam. Mengetahui hal tersebut, kelompoknya kemudian mengerumuni lubang tersebut. Setelah melihat betapa dalamnya lubang, kelompok kodok ini berteriak bahwa lubang terlalu dalam dan dua kodok dalam lubang tadi sudah habis riwayatnya.

Tak mau menyerah, kedua kodok dalam lubang ini terus berusaha melompat. Mereka berdua terus mencoba melompat keluar, tapi kodok lain yang di atas berkata bahwa mustahil untuk keluar.

Akhirnya salah satu kodok menyerah dan menerima ajalnya. Sementara yang satunya lagi terus mencoba melompat. Sampai akhirnya, ia berhasil keluar dari lubang itu.

Kodok di atas kemudian heran dan bertanya, “Kamu tidak dengar kami berteriak apa?”

Ternyata, pendengaran si kodok yang keluar dari lubang ini sedikit terganggu. Jadi selama melompat keluar, ia mengira kawannya di atas memberi dukungan.

Teman-teman di sekitarmu selalu meremehkan ambisimu? Semua tidak percaya kamu bisa mencapai apa yang kamu harap? Contoh bagaimana si kodok tuli bersikap dalam cerpen singkat di atas. Ia menghadapi itu semua tanpa peduli apa kata orang lain, karena itu juga ia mampu mencapai keinginannya dan hidup bahagia tidak seperti temannya di dalam lubang.

Mendengarkan orang lain adalah hal yang baik, tapi percaya pada diri sendiri tidak kalah penting. Jangan dengarkan orang-orang yang ingin menjatuhkanmu. Teruslah melompat seperti kodok dalam contoh cerpen singkat lucu tadi.

4. Kupu-Kupu

Tanpa sengaja, seorang laki-laki menemukan kepompong di taman. Kepompong tersebut sudah hampir lepas dan terlihat sesosok kupu-kupu yang masih berusaha untuk keluar.

Anak laki-laki tersebut kemudian menyaksikan proses tersebut dengan seksama. Hingga akhirnya terlihat kupu-kupu itu tidak lagi bergerak dan tersangkut.

Anak itu lalu lari untuk mengambil gunting dan membuka cangkang kepompong itu untuk memudahkan si kupu-kupu keluar. Kupu-kupu pun dengan sekejap lolos dan keluar dari cangkang.

Tapi, meski sudah keluar, kupu-kupu itu tidak bisa terbang sedikitpun. Ia terpaksa harus selamanya berjalan karena ternyata sayapnya tidak cukup kuat.

Lelaki dalam contoh cerpen singkat tadi tidak berniat buruk, tapi ia tidak sadar bahwa kebaikannya justru berdampak buruk bagi kupu-kupu. Meski mudah saat keluar, setelah lepas dari cangkang kepompongnya, kupu-kupu tidak dapat terbang. Ia tidak dapat makan dan mungkin jadi incaran pemakan serangga darat seperti kadal.

Cerpen singkat di tentang kupu-kupu tadi adalah contoh orang yang selalu dimanja oleh lingkungannya. Entah itu orang tua yang overprotective, uang yang selalu berlimpah, atau faktor pendukung lainnya. Meski niatnya baik, hal itu bisa membuat seseorang menjadi lemah dan malas, sehingga tidak dapat berkembang.

5. Si Gadis Buta

contoh cerpen singkat - gadis buta

Pernah ada seorang wanita yang sangat membenci dirinya sendiri karena matanya yang buta. Wanita tersebut memiliki seorang kekasih yang sangat mencintainya. Wanita buta tersebut berkata, jika dirinya bisa melihat dunia ia bersedia menikahi pacarnya tersebut.

Kemudian, datang kabar yang menggembirakan. Ada orang yang mau mendonorkan matanya untuk si wanita. Ia sangat senang dan tidak sabar untuk bisa melihat dunia, termasuk pacarnya.

Wanita itu kaget bukan main setelah melihatbahwa ternyata pacarnya juga buta. Ia lalu pergi meninggalkan pacarnya dan melanggar janjinya untuk menikah.

Hingga akhirnya datang sepucuk surat dari pacar wanita tersebut yang bertuliskan, “Tolong jaga baik-baik mataku.”

Gadis tersebut lalu kaget dan merasa bersalah dengan kekasihnya itu. Ia mencari pacarnya itu ke seluruh kota. Namun sayang, tidak juga ia temukan sosok lelaki tersebut.

Jika kamu merasa stres dan bosan, cobalah introspeksi dirimu sendiri. Mungkin saja kamu bukan orang yang sering bersyukur, seperti gadis pada contoh cerpen cinta singkat di atas. Meski dirinya sudah memiliki pacar yang pengertian dan baik, ia tidak bersyukur dan menyia-nyiakan cinta lelaki itu.

Jangan sampai kamu menyesal seperti wanita yang ada di cerita. Jika kamu memiliki pacar, maka hargailah dia dengan segala pengorbanannya untukmu.

6. Kakek Tua di Sebuah Desa

Di suatu desa, hidup seorang laki-laki tua yang selalu tampak murung. Tidak hanya murung, ia juga memiliki mulut yang beracun. Ucapannya selalu kasar, selalu mengeluh, dan membuat orang sekitarnya terganggu.

Semakin bertambahnya usia, ia menjadi semakin tidak menyenangkan. Bahkan, kesialannya menular ke orang di sekitarnya hingga akhirnya ia dijauhi oleh penduduk desa yang lain. Ia sungguh telah membuat desanya tidak lagi nyaman ditinggali oleh penduduk desa lain.

Saat usianya menginjak delapan puluh tahun, muncul rumor di desanya jika si orang tua tadi tersenyum. Rumor tersebut ternyata benar terjadi, si orang tua sudah tersenyum, tertawa, bahkan ramah tidak seperti biasanya.

Penduduk desa yang heran bertanya, apa yang terjadi padanya. Orang tua itu menjawab, “Tidak ada yang spesial. Aku hanya berhenti mencari kebahagiaan, sekarang aku hanya ingin menikmati hidup.”

Cerpen barusan adalah contoh nyata dari orang yang terlalu tenggelam mengejar ambisi, dalam hal ini kebahagiaan. Ambisi tiap orang ada bermacam-macam, dari karir, kekayaan, cinta, atau bahkan nilai ujian sekolah. Jangan sampai keinginan itu membuatmu stres, sebab tidak akan membuat orang sekitarmu tidak nyaman.

Memang penting mengejar cita-cita, karir, atau ambisi, tapi ingatlah bahwa hidup hanya sekali. Nikmatilah sedikit, misalnya dengan berpesta dengan teman, berlibur ke pantai, atau semudah tersenyum seperti kakek dalam contoh cerpen singkat tadi.

7. Teman Baik

Kisah ini menceritakan dua sahabat yang harus berjalan melintasi gurun pasir yang gersang dan berbatu. Perjalanan mereka tidak mudah, hingga akhirnya terjadi konflik dan salah satu dari mereka menampar yang lain. Sahabat yang ditampar itu sedih lalu saat istirahat, ia menulis, “Hari ini sahabatku menamparku,” di hamparan pasir.

Keesokannya mereka melanjutkan perjalanan, tak lama kemudian, mereka menemukan oasis. Sahabat yang ditampar, tanpa sengaja tersangkut akar tumbuhan saat menyelam di danau. Beruntung, ia diselamatkan oleh sahabatnya yang melihat kejadian itu.

Setelah kejadian itu, sahabat yang ditampar tersebut kemudian mencari batu. Lalu memahat kalimat berbunyi, “Hari ini sahabatku menyelamatkan nyawaku.”

Heran, sahabat yang menyelamatkan kemudian bertanya. “Mengapa kau menuliskan itu di batu, kemarin saat aku menamparmu kau menulisnya di pasir?”

Sambil mengukir, sahabat yang ditolong menjawab, “Kebaikanmu akan selalu kukenang, seperti tulisan pada batu yang tidak mudah hilang tersapu angin maaf.”

Jika kamu merasa hidupmu tidak tenang karena banyak orang yang memusuhimu, mungkin ada baiknya kamu ikhlas dan memaafkan saja mereka. Ambil contoh sahabat yang ditampar pada cerpen singkat berjudul Teman Baik tadi.

Bayangkan, apabila ia tidak mudah memaafkan kesalahan sahabatnya itu. Ia mungkin akan murung sepanjang perjalanan, lalu bertengkar kembali atau berpisah jalan. Mungkin mereka akan tersesat di gurun sendiri tanpa ada siapa pun yang menemani.

8.  Kisah Empat Mahasiswa

Ada empat orang mahasiswa yang sedang berpesta hingga larut malam. Saking mabuknya, mereka lupa bahwa besoknya ada ujian. Dalam keadaan panik, mereka sepakat untuk memakai baju yang dilumuri tanah dan compang-camping ke kampus besok. Mereka membuat alasan bahwa dalam perjalanan, ban mobilnya meletus dan mereka kecelakaan sehingga tidak sempat belajar.

Keesokan harinya, mereka benar-benar menjalankan rencananya. Dekan fakultas kemudian memberi mereka keringanan, mereka dipersilahkan ujian tiga hari kemudian.

Setelah tiga hari, datang hari ujian mereka berempat. Dekan memerintahkan mereka untuk tes terpisah di ruangan tertutup serta mengerjakan soal yang dibuat olehnya. Mereka menyetujui syarat itu dan pergi ke ruangannya masing-masing lalu membuka soal.

Pada soal tersebut tertulis, “Ban manakah yang pecah? a. depan kanan, b. depan kiri, c. belakang kanan, d. belakang kiri.”

Kejujuran adalah hal terpenting dalam setiap hubungan manusia. Bayangkan jika kamu tidak jujur seperti mahasiswa di contoh cerpen singkat tadi? Orang yang berbohong tidak akan merasa tenang selama ia menyimpan kebohongan.

Oleh sebab itu mulailah untuk selalu jujur dan bertanggung jawab atas apa yang kamu perbuat. Andai saja mahasiswa di contoh cerpen singkat itu datang ke ujian tanpa harus berbohong, hal yang terburuk bagi mereka mungkin hanya nilai rendah. Tapi dengan berbohong mereka mungkin terancam dikeluarkan

9. Singa yang Rakus

Pada hari itu cuaca sangat terik, singa yang lapar memutuskan berkeliling mencari mangsa namun belum menemukan apapun. Hingga akhirnya, ia menangkap seekor kelinci kecil yang sedang bersembunyi di semak-semak.

Sembari mencengkeram kelinci itu agar tidak kabur, singa melihat seekor rusa yang berlari ketakutan. Singa berpikir, “Lebih baik kukejar rusa itu, kelinci ini terlalu kecil dan tidak mengenyangkan.”

Akhirnya, kelinci tersebut dilepasnya dan singa mengejar rusa. Sayangnya, rusa sudah terlalu jauh dan singa kehilangan jejak. Kesal, ia kembali ke tempat kelinci tadi ditinggalkannya. Naas, kelinci kecil itu pun kabur tanpa jejak.

Hampir sama dengan contoh cerpen singkat tentang gadis buta tadi, fabel tentang singa yang rakus juga mengajarkan kita untuk bersyukur selalu. Perhatikan bagaimana tokoh-tokoh cerita tersebut menyesal karena dirinya tidak bersyukur. Mereka akhirnya malah kehilangan hal yang benar-benar penting untuk hidupnya.

Karena itu, kamu jangan jadi orang yang rakus. Selalu ikhlas dengan apa yang kamu miliki saat ini. Jangan jadi seperti singa dalam contoh cerpen singkat tadi yang hanya berakhir kelaparan.

10. Kentang, Telur, dan Kopi

Pada suatu ketika, hidup seorang koki yang memiliki anak perempuan. Anak tersebut selalu murung dan mengeluh tentang hidupnya yang serba kesusahan.

Ayahnya yang saat itu sudah lelah mendengarkan keluhan anaknya, mengeluarkan tiga panci. Ia mengisinya dengan air lalu memasukkan kentang, telur, dan kopi di masing-masing panci untuk direbus. Setelah matang, ia menyodorkan kepada anaknya ketiga panci tersebut.

“Apa yang kamu lihat?” tanya sang ayah.

“Kentang, telur, dan kopi ayah.”

“Meski ketiganya sama-sama direbus hingga mendidih, hasilnya berbeda. Kentang yang keras, menjadi lunak dan lembut. Telur yang tadinya lembut dan cair, setelah dibuka akan menjadi padat. Sementara kopi, ia menciptakan minuman yang benar-benar baru”, jelas sang ayah. “Masalah dan kesulitan ibarat air mendidih dan saat diterpa kesulitan, kamu ingin bersikap seperti kentang, telur, atau kopi?”

Contoh cerpen singkat di atas adalah kisah terbaik untuk menjadi renunganmu yang merasa hidup ini sulit. Tiap orang memang memiliki cara dan sikap yang berbeda dalam menghadapi masalah hidup.

Bagaimana denganmu, tetap bertingkah keras kepala seperti kentang yang kemudian hancur? Bersikap santai tapi lama-kelamaan menjadi semakin kuat seperti telur? Atau menggunakan kreatifitas, berfikir out of the box, dan menciptakan sesuatu yang baru seperti kopi?

11. Anak yang Cerewet

Dalam perjalanan dengan kereta api, sepasang kekasih duduk di seberang seorang lelaki dewasa dan ayahnya. Lelaki tersebut tampak sangat girang, ia duduk di kursi dekat jendela dan terus menerus melihat pemandangan di luar sambil berbicara pada ayahnya.

“Ayah, ayah, pohon pohon itu berlarian!” Ucap si anak. Ayahnya hanya tertawa dan tersenyum.

“Ayah, awannya mengikuti kita!” Ucapnya sambil tertawa girang.

Pasangan kekasih yang duduk di seberangnya lama kelamaan menjadi jengkel dengan tingkah lelaki yang kekanak-kanakan itu. Mereka lalu berbicara dengan sang ayah, “Seharusnya kamu membawa anakmu ke dokter jiwa!”

“Ya, baru saja kami pulang dari dokter. Anak saya selama 24 tahun buta dan ini adalah hari pertamanya ia bisa melihat,” ucap sang Ayah.

Dengan membaca contoh cerpen singkat tadi, semoga kamu sadar bahwa banyak hal dalam hidup yang tidak bisa diukur hanya dari yang nampak di matamu. Ketika kamu merasa kecewa dengan perlakuan orang lain, mungkin saja ada alasan di balik itu semua.

Sadarilah bahwa selalu ada yang lebih tidak beruntung daripada dirimu. Jangan mudah marah dengan orang lain tanpa mencari tahu lebih dahulu sebab perbuatannya.

12. Guyonan yang Sama

Suatu hari, ada orang bijak yang melakukan pertunjukan lawak di tengah desa. Ia membangun sebuah tenda dan orang-orang berbondong memasukinya. Ia melemparkan lelucon pertama kalinya dan membuat penonton tertawa bersama terbahak-bahak.

Setelah tawa reda, ia melemparkan lelucon yang sama kedua kalinya. Saat itu, hanya tinggal beberapa yang masih tertawa.

Ia kemudian melempar candaan yang sama untuk ketiga kalinya. Kali ini tidak ada lagi yang tertawa.

Kemudian ia berbicara sejenak kepada penontonnya, “Jika dengan lelucon yang sama Anda hanya tertawa sekali, maka janganlah sedih berkali-kali untuk masalah yang sama.”

Contoh cerpen singkat di atas mengajarkan jika kamu merasa sedih, tidak apa-apa, sebab itu merupakan hal yang wajar. Hal yang tidak wajar adalah jika kamu sedih berlarut-larut dalam keresahan yang itu-itu saja.

Masalah baru akan selalu ada selama kita hidup. Apabila kamu sulit menyelesaikannya sendiri, mintalah bantuan atau saran kepada orang-orang terdekatmu, sahabat, atau pacar.

Penulis: Bayu Seto

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pin It on Pinterest

CERITA KITA